Unjuk Rasa BEM se Indonesia "Borneo Menggugat"
Pihak Polresta Banjarmasin Rabu Tanggal 07 November 2012 sekitar pukul 09.00 Wita melaksanakan pengamanan unjuk rasa dari Sejumlah mahasiswa nusantara yang tergabung dalam aliansi BEM seluruh Indonesia,mereka melakukan aksi turun ke jalan dengan melakukan long March,Kedatangan mereka untuk menuntut berbagai permintaan di antaranya penuntasan krisis listrik di Kalsel dan penuntasan penegakan hukum di Indonesia.Mahasiswa dari BEM se Indonesia ini memulai aksi berkumpul di halaman belakang masjid Raya Sabilal Muhtadin kemudian berjalan dan mampir ke gedung DPRD Kalsel.
Usai menggelar aksi di depan kantor DPRD Kalsel sejumlah mahasiswa nusantara yang tergabung dalam aliansi BEM seluruh Indonesia kembali long March.Tujuan para mahasiswa yang terkumpul dalam aliansi BEM se Indonesia ini adalah bundaran Lambung Mangkurat Kantor Pos.Sama seperti di gedung DPRD para mahasiswa yang memakai atribut berbagai almamater ini meminta dukungan warga Kalsel soal deklarasi hasil Rakernas BEM se Indonesia yang diberi tema Borneo Menggugat Isi dari deklarasi itu yakni batalkan UU perguruan tinggi, tolak kuliah mahal. Nasionalisasi grup Mahakam dan harus dikelola orang Indonesia jangan dikuasai asing atau swasta.
Berikutnya reformasi pengelolaan listrik dan segera tuntaskan korupsi yang di Indonesia baik di daerah maupun provinsi serta wujudkan ketahanan energi di Kalimantan.
Di Gedung DPRD Kalsel para Mahasiswa diterima langsung oleh wakil DPRD Ibnu Sina dan didampingi para anggota DPRD Lainnya,dalam hal ini anggota DPRD Kalsel Riswandi mengaku apa yang dideklarasikan mahasiswa dalam Rakernas sangat didukung oleh DPRD Kalsel.Itupun dibuktikan dengan melakukan persetujuan tertulis dispanduk yang langsung ditandatangani sejumlah anggota DPRD Kalsel.



Tidak ada komentar